Tim gabungan menemukan dua jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.
Penemuan dilakukan di perairan Gilimanuk saat proses pencarian dan pengangkatan bangkai kapal yang tenggelam pada awal Juli tahun lalu.
Jenazah pertama ditemukan lebih dahulu dan dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk menjalani proses identifikasi.
Sementara itu, jenazah kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah pertama, masih di perairan Gilimanuk. Berbeda dengan temuan sebelumnya, jenazah kedua ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan tanpa identitas.
Jenazah kedua kemudian langsung dievakuasi ke wilayah Jembrana, Bali, untuk penanganan dan proses identifikasi lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyampaikan bahwa setiap ada laporan penemuan jenazah yang diduga berkaitan dengan tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, seluruh personel langsung diterjunkan dengan mobilitas tinggi.
Proses evakuasi dilakukan dengan prosedur yang sama serta melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, KSOP, TNI Angkatan Laut, hingga KPLP.
Koordinasi lintas wilayah juga terus dilakukan, termasuk dengan aparat kepolisian di Bali, guna memastikan proses evakuasi dan identifikasi korban berjalan optimal.
Hingga saat ini, operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali masih terus dilanjutkan, sembari menunggu hasil identifikasi resmi terhadap jenazah yang telah ditemukan.